Parrah!! Udah Mau bunuh diri, di Dorong, Dituntut..Apes Bener nih orang ..

sumber :: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2487340



China-- Seorang bernama Chen Fuchao mencoba bunuh diri dengan bertengger di jembatan karena frustasi memiliki utang sebesar 2 juta yuan. Utang tersebut muncul akibat proyeknya yang gagal.





Masalah muncul karena bukan aksi bunuh diri ini. Namun karena niat dari Chen ini dibantu oleh Lai yang kebetulan melintas dengan cara mendorong chen hingga jatuh beneran. Lai marah karena aksi chen tersebut memacetkan jalan di sekitar jembatan hingga 5 jam. Pria yang mendorong chen berujar bahwa "Aku marah karena orang seperti chen sangat egois. Tindakan mereka banyak melanggar kepentingan publik".
Aksi kedua orang ini dapat didakwa dengan oleh pengadilan setempat. Chen didakwa mengganggu kepentingan umum dan Lai untuk aksinya mendorong chen hingga jatuh.
Untungnya Chen
selamat dalam insiden tersebut, namun kemungkinan lumpuh karena patah tulang belakang.
Chen dikutip surat kabar yang mengatakan ia tidak akan menerima permintaan maaf Lai meskipun telah menyatakan penyesalan mengenai insiden itu. Lai mengatakan dia berpikir Chen adalah seorang pembuat masalah. Lai memutuskan untuk mendorong Chen dari jembatan karena ia melihat bantalan udara. Pemadam kebakaran di tanah mengatakan mereka tidak punya waktu untuk memindahkan bantal ke posisi yang tepat.

Chen jatuh di pinggir bantal dan memantul ke tanah.


APESS BENERR...



Waduh... Alergi Kok sama Sperma Suami!

sumber ::  http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/11/05/17575386/waduh....alergi.kok.sama.sperma.suami

 
Pasangan pengantin baru ini mengalami kejutan malam pertama yang tidak mengenakkan saat tahu bahwa sang istri alergi terhadap sperma suaminya.






Mike dan Julie Boyde telah berkencan selama dua tahun ketika akhirnya menikah dan memutuskan untuk melakukan hubungan seks tanpa kondom pertama kalinya pada sore itu. Namun, seketika itu juga, pengantin wanita menderita sakit yang tidak tertahankan. Belakangan, mereka akhirnya tahu itu karena sperma Mike.

Sekarang mereka terpaksa menunda rencana untuk mendapatkan bayi karena tampaknya tubuh Julie akan merusak sperma Mike. Mike (27) dan Julie (26) berasal dari Ambridge, Pennsylvania, Amerika Serikat. Mereka mulai berpacaran ketika masih menjadi mahasiswa dan bertunangan dua tahun kemudian. Mereka menikah tahun 2005.

Setelah melewati resepsi pernikahan, saat menikmati malam pertama mereka sebagai suami-istri, sesuatu yang buruk justru terjadi. "Sebelumnya kami selalu hati-hati dan menggunakan pelindung, kali ini kami tidak," ujar Julie. "Kami berpikir, kami telah menikah. Jika hamil, maka tidak apa-apa," lanjutnya.

Namun, mimpi pasangan itu untuk memiliki anak pupus sudah. Sekarang mereka berencana untuk mengadopsi. Namun, Julie menambahkan, "Ada baiknya juga bahwa saya akhirnya tahu itu bukan karena kehamilan karena rasanya sangat menderita."

"Sakit yang saya rasakan itu di dalam. Rasanya sama seperti seseorang sedang menusuk-nusukkan jarum ke dalam tubuh saya, seperti terbakar saja rasanya. Itu sangat menakutkan. Sakitnya berlangsung selama berminggu-minggu," kata Julie.

"Dalam skala satu sampai 10, itu adalah 10," katanya untuk melukiskan rasa sakit yang dialaminya.

Setelah sejumlah tes dan kunjungan ke dokter, pasangan itu akhirnya diberi tahu bahwa Julie menderita hipersensitif plasma seminal (seminal plasma hypersensitivity). Dokter Andrew Goldstein mengatakan, "Tubuhnya mengenal sperma sebagai satu protein asing, sama seperti dia mengenal sebuah kacang penyebab alergi atau sebuah serbuk sari sehingga tubuh jadi bengkak, terasa gatal, dan urat saraf meradang. (Sakit) itu berarti bahwa tubuh Julie menyerang sperma Mike, membuatnya menjadi tidak aktif."

Temuan itu memupuskan rencana Julie untuk hamil. Sekarang, setelah sebuah treatment yang gagal, mereka berencana untuk mengadopsi.